Lestarikan dan Bangkitkan Kebanggaan Seni Budaya Lokal

YOGYA, KRJOGJA.com – Rangkaian kegiatan “Telkom Peduli Budaya Nusantara”  yang digeber  PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) di delapan kota besar di Indonesia berlangsung sukses. Kegiatan bagian dari “BUMN Hadir untuk Negeri” ini  dalam upaya melestarikan dan membangkitkan kebanggaan terhadap beragam seni dan budaya nusantara.  Dibuka di Bandung, 24 Mei 2017 Telkom Peduli Budaya digelar di Aceh, Padang, Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Balikpapan, Makassar dan Bali dengan  tidak kurang  dari 5.000 peserta  pelajar SLTP/SMA serta praktisi seni budaya daerah.

“Telkom menyakini pentingnya pemahaman nilai-nilai luhur bangsa bagi generasi muda.  Beragam kearifan lokal dan nilai-nilai budaya bangsa perlu diperkenalkan dan diajarkan pada  generasi muda sejak dini agar seluruh masyarakat Indonesia akan mengerti bagaimana menjaga persatuan di tengah-tengah keberagaman,” papar Senior General Manager Community Development Center Moch Sulthonul Airifin, mewakili Direktur Human Capital Management Telkom kepada KRJogja.com Rabu (1/11/2017)

Sulthon menjelaskan melalui berbagai upaya pelestarian seni dan budaya lokal, diharapkan nilai-nilai luhur bangsa juga dapat terwariskan, sehingga kearifan lokal dan budaya kita tidak akan mudah tergerus h tradisi baru dan budaya asing karena masyarakat mampu melakukan filter. “Harus kita pahami juga, dikarenakan pesatnya perkembangan teknologi information and communication technology (ICT) di era globalisasi ini, budaya dan tradisi asing sangat mudah masuk dan mempengaruhi berbagai aspek-aspek kehidupan masyarakat,“ ungkap Sulthon.

Telkom Peduli Budaya Nusantara terdiri dari pagelaran dan kompetisi tari daerah, seminar dan workshop budaya, pameran kreasi budaya, serta pemberian bantuan pengurusan HAKI seni budaya. “Program ini merupakan bagian dari kegiatan CSR Telkom yang dilaksanakan sesuai prinsip 3P (Profit, Planet dan People), khususnya people, dimana Telkom melakukan pemberdayaan komunitas melalui program pelestarian dan edukasi budaya menggunakan platform digital, sehingga mampu mendorong dan sejalan dengan berbagai program Telkom dalam membangun masyarakat digital Indonesia,” jelasnya.

Telkom Peduli Budaya Nusantara hadir di SMKI Yogyakarta, Sabtu (14/10/2017) lalu dengan mengusung tagar #Banggaindonesia dan tema “Beragam Budaya Satu Indonesia”. “Dari sekitar 30-an peserta dari DIY-Jateng yang upload penampilan tarian di YouTube dan UseeTV terpilih 5 Finalis yaitu Werak Asri (Banyumas), Sanggar Greget (Semarang), SMA Negeri Sleman (Sleman), Dinda Art (Solo), dan Yadi Planthangan (Yogya),” papar Manager Community Development Center (CDC)  PT Telkom Sanjaya kepada KRJogja.com di sela kegiatan.

Kegiatan diisi dengan talkshow di Pendopo SMKI dengan tema “Mengungkap Makna Filosofi Tarian Daerah Indonesia” dan “Penerapan Model Pewarisan dan Pelatihan Seni Tradisi Daerah Setempat” yang menampilkan narasumber Maestro Seniman Tari Indonesia Didik Nini Thowok, Guru Besar Seni Indonesia Prof. Dr. I Wayan Dana, SST, M.Hum, Dr Bambang Pudjasmara, dan generasi muda Pelaku Seni Tari Tradisional Indonesia Sandrina (Music Inside).

Coaching Clinic 5 group finalis oleh Tim Show dan Didik siang hingga sore harinya,  dan pada malam harinya semarak dengan Pergelaran, performance ditutup dengan Awarding Finalis Group Tari. “Sebagai bagian dari program BUMN Hadir untuk Negeri, Telkom Peduli Budaya Nusantara diharapkan dapat menumbuhkan rasa kebanggaan sebagai bangsa Indonesia sehingga ke depannya Indonesia mampu tegak berdiri sebagai Negara Kesatuan Republik Indonesia di tengah keberagaman budaya, sebagai perwujudan semboyan Bhineka Tunggal Ika”.

KRJOGJA.com

Be the first to comment

Leave a Reply